Dirgahayu Republik Indonesia

Minggu, 11 Januari 2015

Ikan Kecil Dan Air

 Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk dan berbincang di tepi sungai. Kata ayah kepada anaknya, " lihat anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air semua akan mati."
Pada saat bersamaan seekor Ikan Kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah "air" itu yang begitu penting dalam  kehidupan ini. Ikan Kecil itu berenang dari hulu sampai hilir sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya. " Hai tahukah kamu dimana air? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati." Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu. Si Ikan Kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu Ikan Sepuh yang sudah berpengalaman. Kepada Ikan Sepuh ,ia menanyakan kembali hal serupa, "Dimanakah air?"
Jawab Ikan Sepuh, " Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingi mu sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar tanpa air kita akan mati." 
Apa arti cerita diatas bagi kita ?
Manusia kadang mengalami situasi seperti Ikan Kecil , mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan padahal ia sedang menjalaninya bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak menyadari karena dalam hidup " Selalu Memandang Ke Atas " .

Sumber Modul BK SMA/MA Penerbit Hayati Tumbuh Subur

Kamis, 01 Januari 2015

Sepuluh Menit Lebih Lama

 Orang-orang hebat sebenarnya hanyalah orang-orang biasa yang memiliki tekad yang luar biasa. Saat orang-orang disekeliling Anda menyerah dan mundur, kuatkan tekad Anda dan cobalah untuk menggali sedikit lebih dalam. Sukses diraih dan dipertahankan oleh mereka yang terus mencoba. Majulah dan akuilah hari ini Anda mungkin belum mencapai apa yang Anda inginkan, harapkan dan impikan. Salah satu kunci untuk mendapatkan impian Anda adalah sebuah tekad untuk tidak pernah menyerah.
Raplh Waldo Emerson berkata, " Seseorang disebut pahlawan bukan karena ia lebih berani dari yang lain, tetapi karena ia berani bertahan 10 menit lebih lama." Seseorang atlet lari jarak jauh belajar untuk menjadi "terbiasa". Ia akan terus berlari hingga kecapekan tetapi ia tidak akan berhenti. Pelari biasa akan menyerah tetapi pelari jarak jauh tahu bahwa jika ia dapat menahan kesakitan itu sedikit lebih lama, ia akan menjadi "terbiasa".
Sebelum seseorang mencoba cukup keras dan cukup lama sampai ia menjadi "terbiasa", maka ia tidak akan pernah tahu seberapa besar yang ia capai. Ingatlah kemampuan itu terdiri  dari 95% tekad untuk tetap bertahan.
 
Sumber Modul BK SMA/MA Penerbit Hayati Tumbuh Subur

Selasa, 30 Desember 2014

Layanan BK

 Dalam pelayanan Bimbingan dan Konseling dengan Pola 17 Plus, terdapat sembilan (9) layanan Bimbingan dan Konseling, yaitu :                      
1) Layanan Orientasi
Layanan orientasi yaitu layanan konseling yang memungkinkan klien memahami lingkungan yang baru dimasukinya untuk mempermudah dan memperlancar berperannya klien dalam lingkungan baru tersebut.

2) Layanan Informasi
Layanan informasi yaitu layanan konseling yang memungkinkan klien menerima dan memahami berbagai informasi yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan untuk kepentingan klien.

3) Layanan Penempatan dan Penyaluran
Layanan penempatan dan penyaluran yaitu layanan konseling yang memungkinkan klien memperoleh penempatan dan penyaluran yang sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing.
4) Layanan Penguasaan Konten
Layanan penguasaan konten yakni layanan konseling yang memungkinkan klien mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi pelajaran yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya.

5) Layanan Konseling Individual
Konseling individual adalah proses belajar melalui hubungan khusus secara pribadi dalam wawancara antara seorang konselor dan seorang konseli/klien. Konseli/klien mengalami kesukaran pribadi yang tidak dapat dipecahkan sendiri, kemudian ia meminta bantuan konselor sebagai petugas yang profesional dalam jabatannya dengan pengetahuan dan ketrampilan psikologi. Konseling ditujukan pada individu yang normal, yang menghadapi kesukaran dalam mengalami masalah pendidikan, pekerjaan dan sosial dimana ia tidak dapat memilih dan memutuskan sendiri. Dapat disimpulkan bahwa konseling hanya ditujukan pada individu-individu yang sudah menyadari kehidupan pribadinya.
 6) Layanan Bimbingan Kelompok
Bimbingan kelompok dimaksudkan untuk mencegah berkembangnya masalah atau kesulitan pada diri konseli/klien. Isi kegiatan bimbingan kelompok terdiri atas penyampaian informasi yang berkenaan dengan masalah pendidikan, pekerjaan, pribadi, dan masalah sosial yang tidak disajikan dalam bentuk pelajaran.

7) Layanan Konseling Kelompok
Strategi berikutnya dalam melaksanakan program BK adalah konseling kelompok. Konseling kelompok merupakan upaya bantuan kepada peserta didik dalam rangka memberikan kemudahan dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Selain bersifat pencegahan, konseling kelompok dapat pula bersifat penyembuhan.

8) Layanan Mediasi
Layanan mediasi yakni layanan konseling yang memungkinkan permasalahan atau perselisihan yang dialami klien dengan pihak lain dapat terentaskan dengan konselor sebagai mediator.

9) Layanan Konsultasi
Pengertian konsultasi dalam program BK adalah sebagai suatu proses penyediaan bantuan teknis untuk konselor, orang tua, administrator dan konselor lainnya dalam mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang membatasi efektivitas peserta didik atau sekolah. konseling atau psikoterapi sebab konsultasi tidak merupakan layanan yang langsung ditujukan kepada klien, tetapi secara tidak langsung melayani klien melalui bantuan yang diberikan orang lain.

Untuk menunjang kelancaran pemberian layanan-layanan seperti yang telah dikemukakan di atas, perlu dilaksanakan berbagai kegiatan pendukung, mencakup :
:


  •     Aplikasi Instrumentasi Data;merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data dan keterangan tentang peserta didik, tentang lingkungan peserta didik dan lingkungan lainnya, yang dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai instrumen, baik tes maupun non tes, dengan tujuanuntuk memahami peserta didik dengan segala karakteristiknya dan memahami karakteristik lingkungan.
  •     Himpunan Data;merupakan kegiatan untuk menghimpun seluruh data dan keterangan yang relevan dengan keperluan pengembangan peserta didik. Himpunan data diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematik, komprehensif, terpadu dan sifatnya tertutup.
  •     Konferensi Kasus;merupakan kegiatan untuk membahas permasalahan peserta didik dalam suatu pertemuan yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan keterangan, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya permasalahan klien. Pertemuan konferensi kasus bersifat terbatas dan tertutup. Tujuan konferensi kasus adalah untuk memperoleh keterangan dan membangun komitmen dari pihak yang terkait dan memiliki pengaruh kuat terhadap klien dalam rangka pengentasan permasalahan klien.
  •     Kunjungan Rumah;merupakan kegiatan untuk memperoleh data, keterangan, kemudahan, dan komitmen bagi terentaskannya permasalahan peserta didik melalui kunjungan rumah klien. Kerja sama dengan orang tua sangat diperlukan, dengan tujuan untuk memperoleh keterangan dan membangun komitmen dari pihak orang tua/keluarga untuk mengentaskan permasalahan klien.
  •     Alih Tangan Kasus;merupakan kegiatan untuk untuk memperoleh penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas permasalahan yang dialami klien dengan memindahkan penanganan kasus ke pihak lain yang lebih kompeten, seperti kepada guru mata pelajaran atau konselor, dokter serta ahli lainnya, dengan tujuan agar peserta didik dapat memperoleh penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas permasalahan yang dihadapinya melalui pihak yang lebih kompeten.

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com